Islam

Generasi Penerus Amrah binti Abdurrahman. Siap?

بسم الله الر حمن الر حيم

Alhamdulillah dengan izin Allah ‘azza wa jalla, hari ini telah lahir ke dunia, bidadari ke dua dari salah seorang gurunda.  Dari broadcast yang beliau sampaikan melalui jejaring sosial, ada sesuatu yang menarik yang kemudian membuat ana kepo dan langsung menelusurinya lebih jauh, hehe…  Kepo dengan sosok dibalik nama yang sebelumnya belum pernah ana dengar, tetapi  feeling berkata, beliau pernah hadir pada masa-masa awal keberadaan Islam. ‘Amrah adalah nama yang gurunda beserta suami pilihkan untuk putri ke dua mereka.

Pattern_4252Sumber gambar di sini

Dari hasil pencarian, ana menemukan sebuah nama yang semakin membuat ke-kepo-an menjadi-jadi, yakni Amrah binti Abdurrahman. Beberapa artikel menyebutkan, beliau adalah salah satu dari kalangan tabi’iyah, yang mana semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang begitu istimewa. Kenapa demikian?

Pertama, karena beliau merupakan murid dari ibunda kita Aisyah radhiyallahu’anha, sang muwaffaqah. Yah, beliau banyak meneguk langsung mata air ilmu dari ibunda ‘Aisyah radhiyallahu’anha, sehingga ini yang membuat beliau lebih banyak mengetahui tentang  Rasulullah.

Kedua, dengan rahmat Allah ta’ala, beliau dianugerahkan kecerdasan yang luar biasa sehingga disebut-sebut sebagai salah satu dari tiga perawi yang paling utama, yang mengambil hadist dari jalur ibunda ‘Aisyah radhiyallahu’anha. Di kalangan para ulama, seperti Imam Adz-Dzahabi, beliau  menuturkan bahwa Amrah merupakan perempuan alim yang luas ilmunya, ahli fiqih, serta pendapatnya dapat dijadikan sandaran. Imam  Az-Zuhri pun juga pernah memuji keluasan ilmu beliau dengan perkataan, “Aku mendapati ilmu Amrah binti Abdurrahman, seperti lautan luas yang tak pernah surut.”

Keluasan ilmu beliau terutama dalam masalah hadist, menjadikan  beliau, Amrah binti Abdurrahman, sebagai salah satu ulama hadist dari kalangan perempuan. MasyaAllah…

(Biografi Amrah binti Abdurrahman ini ana sadur dari beberapa referensi di internet. Maklum belum memiliki referensi sendiri, hehe…)

Membaca kisah Amrah binti Abdurrahman membuat ana mengukur diri bahwa betapa “cetek” nya ilmu dan semangat ana  dalam hal tholabul ilmi dibandingkan beliau. Jangankan faqih dalam masalah hadist serta bersemangat dalam mempelajarinya, bahkan hadist arba’in pun masih belum dapat ana pahami seluruhnya dan untuk membaca syarah (penjelasan) nya pun terkadang masih sering bermalas-malasan. Astaghfirullah..

Membaca kisah Amrah binti Abdurrahman membuat ana kembali tersadar bahwa kita sebagai perempuan tidak sepatutnya bingung ketika menjalankan peran dalam kehidupan. Kenapa? Karena, baaaanyak sekali sosok shahabiyah dan tabi’iyah yang sejatinya dapat kita jadikan panutan. Kita tinggal memilih, ingin mengikuti jejak shahabiyah atau tabi’iyah yang mana. Ketika telah menentukan pilihan, maka bergegaslah menyelami kehidupan mereka melalui catatan siroh (sejarah).

***

Oh iya, mengenai pemberian nama pada bayi baru lahir, ana jadi teringat ustadz Budi Ashari, Lc pernah menyampaikan, dengan redaksi kira-kira sebagai berikut dengan penambahan beberapa kalimat dari ana :

” Ketika seorang bayi lahir maka berilah nama terbaik baginya. Di mana Allah sangat menyukai nama Abdullah dan Abdurrahman. Selain itu, nama yang terbaik  bisa juga kita ambil dari nama-nama para Nabi, sahabat/shahabiyah, atau orang-orang sholih lainnya. Dengan harapan, semoga kelak akhlak dan kebesaran yang melekat pada nama-nama tersebut juga bisa hadir dalam diri anak-anak kita.”

***

Semoga bermanfaat, terkhusus bagi diri ana pribadi. Dan semoga kita diberi kemudahan olehNya agar bisa menjadi penerus generasi Amrah binti Abdurrahman dan melahirkan Amrah Amrah berikutnya. Amin…
Bukittinggi, 15 Syawwal 1438H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s