Bismillahirrahmanirrahim…

Setelah hampir 1,5 bulan menghilang dari peredaran dunia yang ketika bahasa lisan terasa sulit untuk mengungkapkan perasaan #halah… Alhamdulillah dengan nikmat waktu yang masih diberikan oleh Allah,akhirnya… Aku menulis kembali🙂

Mungkin di antara sahabat ada yang bertanya-tanya tentang keberadaan ku beberapa bulan ini? #kepedean banget (1),hehe… Insyaallah aku akan memberikan jawaban atas pertanyaan yang menghiasi relung hatimu😀 apa,kemana,di mana,mengapa,dan bagaimana aku 1,5 bulan yang lalu #kepedean banget (2).

Namun sahabat,sebelum pesona keindahan kisah 1,5 bulan yang lalu terhembuskan ke permukaan,rasanya ingin sekali hati ini mengabadikan kisah perjumpaan dengan mereka yang kurindu dan kucinta,menjadi tulisan pertama setelah sekian lama vakum dari dunia kepenulisan #lebaaaay… -_-

***

8 Februari 2015
“Besok mbak Riza bisa ngajar di Al-kautsar?”
sebuah pesan rindu yang ditinggalkan oleh Rangga

Kadang yang namanya cinta itu…
Meski tak berjumpa selama 1,5 bulan atau mungkin beberapa bulan,ketika berjumpa kembali,insyaallah mestilah gelombang dan frekuensinya tetap sama🙂

9 Februari 2015
Dan untuk pertama kalinya,sapaan lembut serta senyuman yang selalu terbingkai mesra pada wajah-wajah yang tak asing itu, kini kembali hadir memenuhi penglihatanku.

Sahabat ingin tahu bagaimana perjumpaan yang selalu menarik-narik rindu itu?
Ya..seperti ini …

Kehangatan binar mata Safira dan Caca ketika meminta surat yang telah lama mereka tunggu-tunggu. Kepasrahan Kiki yang untuk pertama kalinya bersedia ku kecup pipinya tanpa harus ada penolakan😀 Dan juga kegigihannya yang dengan penuh rasa bangga naik dari lantai satu ke lantai dua untuk memperlihatkan bahwa ia hampir saja menyelesaikan tilawati satunya. Kemudian teriakan lma yang memanggilku ketika ia akan memasuki kelas. Lalu berita bahagia tentang kenaikan Andini ke tilawati 2. Dan tentunya teman-teman tilawati 5,6,dan Al-qur’an yang mereka tanpa harus berbuat apa-apa,hanya saling berbalas pandang dan senyum beberapa detik saja, ya Rabb…Semuanya membuatku bahagia tak karuan. Alhamdulillah…

“Waktu mbak Riza praktek di Madura,aku kangen banget sama senyumnya mbak Riza😀 Ciee Nyepik haha😀 –Selesai- “ tulisan pada kertas yang tak bernama

Mbak Riza tau ini tulisannya siapa
it must be Nisa,right?🙂
#lagi nulis sambil senyam-senyum,karena ada yang lagi kangen dengan senyumku ceritanya,haha…😀

Begitulah anak-anak,mereka mencintai dengan setulu-tulusnya cinta🙂

Dan setelah 1,5 bulan juga,aku pun akhirnya kembali bertemu dengan mbak Nesa, mbak Ija,mas Zaky,dan mas Dana. Mereka yang selalu memberikan kejutan tiap kali berjumpa,termasuk kali ini...

Mbak Ija yang dengan kehangatan pelukan serta senyumannya saat membukakan pintu. Mas Zaki yang duduk manja dipangkuanku. Mas Dana yang Alhamdulillah akan segera memiliki adik. Serta mbak Nesa yang dengan wajah penuh semangatnya mengajakku untuk shalat isya berjamaah di masjid pada saat kami jumpa pertama.

mbak Ija with her beautiful hijab
mbak Ija with her beautiful hijab

“Mas Zaky,mbak Riza kangen sama mas Zaki.”
“Huum..” tanpa memberikan reaksi dan ekspresi
“Ki,mbak Riza kangen sama kamu karena cakep Ki.” tambah mbak Ija
“Iyaa..😀 Mas Zaki cakep ya?”
“Iya…Tapi kalau di luar rumah ndak cakep,di dalam rumah ya iya cakep,” jawab mas Zaki dengan polos sembari meneruskan pekerjaannya,mewarnai
“Loh kenapa gitu ki?”
“Ya iya mbak”
(me and mas Zaki)
Aku sungguh tidak paham. Bisa ya di luar rumah ndak cakep,tapi kalau di dalam cakep? -_- mas Zaki,ada ada saja🙂

“Bu,aku di sekolah disuruh sama pak guru ngaji Iqro’ 3. Tapi aku banyak yang lupa,Bu.”
Oalah… “
“Tapi teman ku loh Bu ada yang sudah bisa baca Al-qur’an juz 1.”
“Oh ya?”
“Iya..Tapi ada juga yang masih Iqro 2. Kalah sama Rija ya Bu. Rija sudah Iqro 3.”
(me and mbak Nesa)

“Bu gambarku apik kan bu?”
“Iya,mba Ija mewarnainya sudah bagus ya! Sudah tidak keluar garis lagi.”
(me and mbak Ija)

Percakapan yang selalu memanggil rindu

***

Begitu banyak warna cerita cinta yang terjadi dalam kehidupan teman-teman serta diriku. Dan kini,insyaAllah warna cerita cinta itu akan segera dimulai kembali dan berkumpul dalam satu ikatan warna yang sama. Aku dan teman-teman🙂

Alhamdulillah tulisan petama ini dicukupkan sampai di sini ya sahabat. Aku mohon maaf jika ini hanyalah tulisan pengungkapan rindu yang mungkin jauh sekali dari nilai pembelajarannya.Insyaallah pada tulisan berikutnya ya…

Finished at 1.00 am
Surabaya,12 Februari 2015