Islam · Motivasi · Renungan

muhasabah diri : tolaklah kejahatan dengan kebaikan

Berangan-angan memeluk Rasulullah di tepi telaga Al-kautsar.

Bukankah Rasulullah telah mengajarkan kita untuk berlembut hati membalas setiap rasa sakit yang mungkin kita rasakan? Ingatkah kita bagaimana perlakuan Rasulullah terhadap pengemis buta Yahudi yang selalu mencaci beliau? Atau mungkin dengan seorang wanita yang selalu meludahi Rasulullah ketika beliau lewat di depan rumahnya? Kemudian ketika suatu hari Rasul tidak mendapati ludahan wanita tersebut,apa yang beliau lakukan?

Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik,sehingga orang yang ada rasa permusuhan di antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.
Fussilat (41) : 34-35

verbena-bonariensis-300x225

Kadang sedikit saja,apalagi diri ini yang memiliki kesenstif an yang luar biasa,menganggap sudah begitu merasa tersakiti,ingin rasanya membalas dengan hal yang serupa. Begitu bujuk rayu setan yang termakan  Astaghfirullah…  Begitukah Rasulullah mengajarkan? #muhasabah diri

Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan,maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh Dialah yang Maha Mendengar,Maha Mengetahui
Fussilat (41) : 36

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s