Di depan jalan raya…
Dari kejauhan,adik-adik dan beberapa pengajar terlihat telah bersiap-siap. #wah telat nih.. Ayoo.. langkahnya dipercepat. Dan ketika akan mendekati adik-adik… Seperti artis yang ditunggu-tunggu kehadirannya #silahkan sahabat cari ember dulu. Mereka pun bersorak,”Mbak Rizaaa..” #sekarang silahkan dimuntahkan,hihi.. Sahabat boleh percaya atau tidak,tapi inilah yang terjadi😀 Ciee.. Mungkin  dikarenakan sore harinya aku mengatakan tidak bisa hadir menemani mereka untuk takbiran,lalu tiba-tiba saja datang,teman-teman jadi kaget😀

Bismillahirrahmanirrahim…
Allahu akbar allahu akbar..
gemuruh takbir yang mengetarkan seluruh alam hingga hatiku..

Camera 360

Bersama para mujahid dan mujahidah menghiasai malam dengan bingkai takbir..
Allahu Akbar..

Perjalanan kami pun dimulai dengan memasuki gang di mana aku biasa melewatinya ketika pulang ke kontrakan. Nah ketika kami baru berjalan beberapa langkah, tiba-tiba dari belakangku muncul sesosok gadis sholihah bernama Annisa alias Nisa.

“Loh,Nisa bukannya kata ibu mau ikut acara di sekolahan?”
“Iya mbak. Tapi ndak jadi. Kata ibu ikut takbiran aja.
Mbak aku maluuu… Aku sendirian yang gede mbak.”
“Loh.. mbak Riza kan juga gede😀 Udah… jangan malu.”

iniloh yang namanya Nisa (kerudung biru). Cantiiiik banget,beda sama mas nya,yang tidak cantik :D
ini loh yang namanya Nisa (kerudung biru). Juga ada Billa yang pake tas doraemon dan Nayla

Masyaallah,Nisa yang kelas 2 SMP juga ikut takbiran, #Alhamdulillah,keputusanku untuk ikut adalah keputusan yang terbaik. Nisa aja ikut,masak aku ndak ikut. Eh sahabat ternyata dalam rombongan juga ada Fatur yang kelas 3 SMP itu. Aku kira siapa ya yang berkoko putih,tinggi dan ganteng lagi itu😀 Next.. Perjalanan kami menelusuri gang pun ternyata telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat banyak. Ibu-ibu,bapak-bapak,kakek-nenek berhamburan keluar rumah untuk menyaksikan dan mendengarkan kumandang takbir kami (hiperbola sedikit,hehe ). MasyaAllah luar biasa lah. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Ito dan 3 bayangan (Alden,Rafli,dan Dery),haha..
Ito dan 3 bayangan (Alden,Rafli,dan Dery),haha..

Di depan sebuah masjid,rombongan berhenti sejenak..
Aku sedikit bingung,kenapa berhenti ya? Usut punya usut,ceritanya kami akan melakukan takbiran bersama-sama dengan adik-adik dari TPQ lain juga sahabat. Allahu akbar.  Jadi,sebelum melanjutkan perjalanan,kita menunggu teman-teman dari TPQ lain terlebih dahulu.

suasana saat menunggu teman-teman TPQ lainnya
suasana saat menunggu teman-teman TPQ lainnya
sembari menunggu,Ayu (kerudung Orange) dan mbak Tutus (kerudung pink) berbagi konsumsi dengan adik-adik :D
sembari menunggu,Ayu (kerudung Orange) dan mbak Tutus (kerudung pink) berbagi konsumsi dengan adik-adik😀
bersama dengan para mutiara hatiku
bersama dengan para mutiara hatiku

Setelah beberapa TPQ berkumpul,kami pun kemudian melanjutkan perjalanan mengitari gang dan berlanjut ke jalan raya. Sahabat tahu,ternyata rutenya itu melewati pondok yang ada di sebelah kontrakkan ku.

Masyaallah… Beberapa detik aku mengira ini adalah mimpi. Ini adalah hayalanku saja yang mengarapkan sesuatu yang dulu pernah ada untuk hadir kembali. Gemuruh takbir,lantunan rebana,lilin-lilin yang diletakkan di dalam bilah bambu. Masyaallah,aku benar-benar merasakan apa yang dulu sering disebut-sebut bahkan juga terdapat dalam lirik lagu. “Suasana di kota Santri…”

Di tengah-tengah kota Surabaya,di malam yang menjemput hari kemuliaan,suasana kota santri itu benar-benar ada. Ya,Allah.. aku rindu…

Setelah melewati pondok,satu per satu korban mulai berjatuhan. Salah satunya adalah Anjas. Anjas yang tidak kuat lagi untuk berjalan akhirnya memilih becak sebagai alternative.

“Pak rute nya setelah ini kemana lagi?”
“Muter kampus FKG mbak.”
“Wah ndak kejauhan pak? Anak-anak sudah mulai capek pak.”
Bukan hanya anak-anak yang capek sih,aku juga sudah mulai capek sebenarnya -_-

Tapi sahabat,ternyata teman-teman masih tetap bersemangat,bunda-bunda yang ikut juga masih semangat. Apa lagi bundanya Dafa dan Dafa nya sendiri. Bersama bunda Dafa dan bunda-bunda yang lainnya,kami juga sempat berlari-lari mengejar barisan yang tertinggal dengan penuh semangat dan ceria .

MasyaAllah…Berkah kemuliaan malam menjelang idul Adha itu benar-benar menyusup ke setiap hati yang bergembira menyambutnya

Karena pertimbangan waktu,akhirnya rute pun di cut. Alhamdulillah kami semua kembali ke Al-kautsar dengan selamat.

Meskipun capek,teman-teman Alhamdulillah bahagia..
berikut potret kebahagian kami setelah keliling takbiran

Ito and the geng :D hihi
Ito (mas nya Nisa) and the geng😀 hihi
Alden dan teman-teman :D
Alden dan teman-teman yang masih saja asyik menabuh ember😀
Wah ini yang minta di foto.  :D Ada Reno,Annas,yang pojok kiri lupa namanya, hihi
Wah ini yang minta di foto.😀 Ada Reno,Annas,yang pojok kiri lupa namanya, hihi
Eci and the group :D
Eci and the group😀
Bella 1 (kerudung item) dan Bella 2 (kerudung pink) yang telah membantuku membagikan kupon :) terima kasih yaa
Bella 1 (kerudung item) dan Bella 2 (kerudung pink) yang telah membantuku membagikan kupon🙂 terima kasih yaa
loh ima kerudungnya mana ya? :(
loh ima kerudungnya mana ya?😦

Ya Allah,di hari mu yang penuh kemuliaan ini,aku bersyukur engkau telah menghadirkan mutiara-mutiara tasbih ini. Alhamdulillah..

-The End-