“Mereka yang pernah tenggelam dalam kejahiliyahan dan kemudian kembali pada cahaya Islam. inshaAllah,akan jauh lebih kuat.”– Mbak Aisyah Tika

Jika kau mengira aku tidak pernah tergelincir dan masuk dalam perangkap kejahiliyahan,
kau salah besar.

Sahabatku,
Kau tahu,lumpur kejahiliyahan itu pernah bergelimang menutupi diriku.
Pernah membuatku lupa akan arti sebuah kehidupan.
Sehingga,andaikan Allah ya Rahman membukakan aib kejahiliyahan itu dihadapan mu,mungkin saja saat ini kau akan menatap jijik penuh hina padaku.
Naudzubillahi mindzalik

Sahabatku,
Kau tahu,setiap kita memiliki setidaknya satu lembaran yang begitu hitam
dalam buku catatan kehidupan
Namun,alhamdulillah lembaran tersebut tidak akan selamanya membuat lembaran-lembaran berikutnya juga ikut menjadi kelam
Karena…

“Wahai anak Adam,sesungguhnya jika engkau datang kepada Ku dengan kesalahan sepenuh bumi,kemudian engkau menemui Ku dengan tidak menyekutukan Ku sedikitpun,maka Aku akan datang menemuimu dengan ampunan sepenuh bumi itu pula.
(HR. Tirmidzi)

Jadi,
kembalilah padaNya
Karena… 

“Jika seorang hamba mendekat kepadaKu sejengkal,maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. jika dia mendekat kepadaku satu hasta,maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika ia datang kepadaku dengan berjalan,maka aku datang kepadanya dengan berlari”
(HR. Bukhari)

5797351591_c63a3e6dd6

Bukankah kau begitu merindukanNya untuk hadir dalam setiap helaan nafasmu,
duhai sahabatku?🙂