Di Mesjid Jenderal Sudirman

Dia duduk hanya beberapa meter,mungkin sekitar 1,5 atau 2 meter, dari diriku. Dengan pakaian yang biasa dan sederhana,seperti kebanyakan orang pada umumnya,membuat ia tak banyak diperhatikan. Tapi,bagiku kesederhanaannya itu  sungguh menarik perhatian,ciee… #eits jangan suudzon(1) dulu,lanjut baca baris bawah dulu nggeh..

Selama kajian berlangsung
Ia begitu fokusnya mendengarkan ilmu yang disampaikan oleh si ustad. Tidak sepertiku yang sibuk memperhatikannya#huaa… jangan suudzon(2) lagi yaa,hehe.. Semakin ku perhatikan,ia semakin istimewa dengan sebuah buku dalam genggamannya #jangan suudzon(3)..Buku yang membuat penasaran. Penasaran dengan buku tersebut,aku pun mencondongkan kepala dan diikuti oleh pergerakan badan sekitar 15 derajat ke arahnya #jangan suudzon(4) lagi.. Harapanku dengan melakukan tindakan tersebut hanya satu,yaitu untuk mengentaskan rasa penasaran terhadap isi buku penuh misteri itu,hihi…  Alhamdulillah,rasa penasaranku pun terjawab.

Kulit buku itu dilapisi oleh  lembaran majalah yang kekuningan. Jika dilihat pada bagian isi,warna kertasnya pun juga sama,agak kuning. Di atas lembaran itu,terdapat coretan-coretan kecil  dan juga beberapa ayat al-Qur’an . Maka dari hasil investigasiku,dapat dipastikan bahwa buku itu adalah catatan kajiannya selama ini.

Dan masih tentangnya.
Saat sesi tanya jawab,dia  semakin membuat ku terpesona dan kagum # jaaangan suudzon(5) heh.. aku terpesona dan kagum dengan semangatnya yang luar biasa. Ketika moderator menanyakan,” Apakah ada yang ingin di tanyakan?” Semua orang terdiam dan hanya mampu bertanya-tanya dalam bisikan,termasuk diriku. Namun berbeda dengannya. Ia muncul memecah keheningan itu dengan pertanyaan yang luar biasa. Subhanallah…

Itulah sedikit cerita yang bisa ku bawa dari kajian subuh
1 Desember 2013

7984_418841761494562_870990483_n

Sahabatku,tahukah dikau siapa laki-laki itu?
Dia adalah seorang kakek yang berusia sekitar 60 tahun!

Ya Rabb…
Meski waktu telah memakan usianya,tapi semangat mempelajari ilmu-ilmu Allah masih terus mengalir dalam pembuluh darahnya.

Sahabatku,ada sebuah pertanyaan besar untuk kita semua.
Sudah kah diri kita memiliki semangat yang luar biasa dalam mempelajari ilmu akhirat, sebagai mana kita mempelajari ilmu-ilmu dunia?

***
Untukku yang masih menyibukkan diri dengan ilmu dunia