Ceritaku

rindu Yorin

Menatap wajah kakumu dalam senyuman
membuatku kian rindukan kamu,Yorin

Hey manis,kenapa dirimu masih tersenyum menatapku?
Tidak kah terlihat oleh mu wajah yang lembab sedari tadi
karena aliran liar yang tak dapat dihentikan ini?

Manis,berhentilah tersenyum seperti itu
sebab ia bisa membangunkan kembali berjuta tentara lisozim dalam tubuhku

Manis yang nakal 🙂
ya sudah…
jika begitu,

Start-shut down

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s