Ceritaku

tinggalkanlah :)

Suatu saat,tulisan ini akan meminta pertanggungjawabannya di akhirat nanti.

Aku tahu dan sadar akan bahaya setiap kata yang ku tuliskan dalam tulisan-tulisan hati.
Tapi kali ini saja…
izinkan aku menuliskannya (lagi)

6556432169_4497f98718

Aku mohon jangan buat ia terpaksa
terpaksa mengikuti  melodi kicauan yang asing baginya

jika kau tidak menyukai kicauan yang selama ini ia nyanyikan
terbanglah dan tinggalkan saja ia di dahan itu
tidak mengapa
karena itu mungkin lebih baik baginya
dari pada harus mengubah melodi yang ia milki

Aku mohon jangan buat ia terpaksa

Advertisements

2 thoughts on “tinggalkanlah :)

  1. cristal itu sudah jatuh
    pecah berkeping-keping
    namun dimatanya, cristal yang sekarang menjadi pecahan kaca itu
    tetap saja indah
    tak ada yang berubah

    pernahkah , ego ini begitu memuncak?
    sampai sampai, sempat sekilas berpikir
    “aku pun bisa sendiri tanpa kalian,”
    “aku lebih baik tak memiliki kalian”
    “kenapa kalian begitu egois, memaksaku ini dan itu?”
    pernahkah?
    ..
    entah dengan mu
    namun denganku, jawabannya pasti
    sering

    bahkan, rasa jengah, sakit, itu
    terkadang datang justeru dari orang yang kita sayangi
    yang kita tempatkan di hati
    namun ‘menurut kita’
    seringkali menyakiti kita

    padahal
    ….
    sungguh, berjuta senyum, canda, tawa, inspirasi, bahkan perjuangan
    mereka hadirkan untuk kita
    dan semua itu
    tiba tiba menghilang
    sirna
    karena ..sekali saja, atau mungkin 2 kali saja
    mereka ‘menghantam keakuan kita’
    dan berjuta cinta itu serasa lenyap
    tak berbekas
    berganti dengan ‘aku merasa sakit, silahkan tinggalkan aku saja, tanpamupun aku bisa bahagia’

    saat ‘keakuan’ itu telah terbang menghilang
    barulah kita sadari
    “merekalah, yang mencintai kita, dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa”
    “merekalah yang selalu menanyakan, sudah makan?sehat? bagaimana semuanya, lancarkan?”
    “merekalah yang tulus, dan akan selalu tulus menerima kita”
    “merekalah, yang bahkan dalam sunyi dan senyam sepertiga malam, menyebut nama kita dalam sujud panjangnya”

    sungguh, terkadang keakuan kita, justeru benar benar membuat kita hanya menjadi..
    ..
    aku dan diriku saja.

    with love for my chrystal, riza

    semoga suatu saat jiwamu mau sedikit men tipe-x “tinggalkanlah=tunggulah”

    1. iya,betul sekali mb 🙂
      bukan tinggalkanlah,ataupun tunggulah
      tapi temanilah mb 🙂

      temanilah aku dalam setiap perjuangan mb
      meskipun terkadang genggamanku terasa menyakitkan,
      tapi jangan pernah lepaskan yaa mb 🙂

      kata-kata yang indah dan sangat mendalam mb
      terima kasih kadonya mb 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s