Renungan

dialog aku dan diriku

Penghambaan cinta kepada makhlukNya,
tidak kah cukup membuat Allah begitu cemburu kepadamu?
Allah yang membasahimu dengan cinta tanpa batas

allah-heart

Allah rindu sekali akan tangis mu disetiap perjumpaan
sangat rindu …
Tapi,apa yang kau perbuat saat kerinduanNya itu memanggil?

Kau memang hujani Dia dengan tangis mu
Kau lembab kan wajah dan bibirmu dengan mutiara yang mengalir tanpa arah
Namun,tangisan seperti apa itu?
Tangisan cinta pada makhlukNya,yang kau takutkan hilang darimu?
Bukan …
Bukan tangisan itu yang Dia ingin kan
Bukan …

Sungguh hinanya dirimu!
Kau biarkan Allah cemburu dengan pengibaanmu terhadap cinta makhlukNya
Kau biarkan Allah menunggu lama untuk sebuah tangisan yang ditujukan padaNya

Begitukah,Riza?
Tidakkah sedikitpun terpikir olehmu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s