Sahabat,pernahkah bermain layang-layang atau mungkin memperhatikan layangan?

Bagi yang belum pernah bermain atau bahkan sekedar mengamatinya,silahkan diamati dulu.
#Ketahuan masa kecilnya sedikit kurang bahagia ini,hehe

Gambaran fisik layang-layang
Sebuah layangan itu terbuat dari kertas yang mudah robek dan juga memiliki seutas tali. Di mana,salah satu sisi tali terikat pada badan layangan dan sisi lainnya berada dalam gulungan yang dipegangi oleh pengendalinya.

Suatu ketika,saat melayang di angkasa,tentu medan yang dihadapinya tak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Kadang kala,angin berhembus begitu ganasnya. Sampai-sampai tak sedikit kita lihat,ada layangan yang berakhir di tiang listrik atau dahan pepohonan. Bahkan mungkin terjatuh kembali ke tanah. Hal ini dikarenakan ia terputus dari pengendalinya dan kemudian terbang entah ke mana. Eits,tapi tak semua layangan seperti itu. Banyak juga layang-layang yang lolos dari seleksi alam ini. Cerita punya cerita,rahasianya bergantung pada tali yang ia gunakan. Apakah tali itu cukup kuat atau tidak.

Begitulah gambaran hidup sebuah layangan.

Dan tahukah sahabat,sesungguhnya layangan yang terbang itu,memberikan sebuah refleksi bagaimana kondisi kita. Jika dianalogikan,Layangan adalah kita,talinya adalah agama,dan sang pemegang tali adalah Rabb yang menciptakan kita.

Kita adalah layangan. Kertas yang begitu ringan,yang bisa diterbangkan angin ke mana saja.Tetapi betapa beruntungnya kita. Di sini  ada tali yang sangat kokoh, yang memegangi,yaitu IslamAgama adalah talinya. Tali yang mengatur gerakan yang melayang. Semakin kuat tali itu,maka kemungkinan layangan tadi untuk terputus akan semakin kecil,begitu juga sebaliknya. Dan itulah kita,semakin kuat keimanan,maka tentu jika suatu saat masalah datang,insyaAllah kita akan tetap berada dalam ritme kehidupan yang diinginkanNya. Sebaliknya,jika tali keimanan itu begitu lemah,bayangkan saja apa yang akan terjadi. Naudzubillahimindzalik.

52d1cadc795542bc9a3366ee5a654e65

Kita dan layangan itu sama saja

Setinggi apapun terbang,akhirnya akan ditarik kembali oleh pengendalinya.
Dan satu hal lagi,
Layangan itu memang terbang di langit,tapi ia tidak begitu saja bebas melayang seperti burung yang sesuka hati.
Ia memiliki tali,yang kendalinya dipegang oleh Penciptanya.