Melihat kondisi binder yang sudah lusuh dan tidak menarik lagi,apa yang akan sahabat lakukan? Membeli yang baru? Mencampakkannya? Atau mungkin membiarkannya bertemankan debu di sudut ruangan? Padahal benda itu sangat dibutuhkan loh…

Aku punya solusinya!

Setelah  melakukan survey beberapa hari yang lalu,pada toko-toko di sekitaran Bukittinggi,ternyata harga sebuah binder baru,apalagi yang bagus itu… MAHAL sekali! Bayangkan,harganya dari Rp15.000 sampai Rp50.000. Lebih baik uang sebanyak itu dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih penting #batinku.  Bukannya pelit,tapi meminimalisir pengeluaran,hehe… Mungkin karena jarang sekali membelinya ya,bisa dikatakan 1x dalam 3 tahun,makanya menurutku harga tersebut tergolong mahal.

Memanfaatkan yang ada atau membeli yang baru?

Jika sahabat memiliki sedikit saja kemampuan dasar menjahit dan sedikit kreativitas,kenapa tidak kita modifikasi  yang lama menjadi baru.

Nah,karena memanfaatkan yang sedikit itu,sedikit kemampuan menjahit yang pernah ku pelajari dan sedikit kreativitas yang kadang hilang timbul ini,maka ku urungkan niat untuk membeli binder mahal tersebut. Binder lusuh yang telah lama berdiam di meja ku,akhirnya dimodifikasi saja dengan beberapa kain flanel.

3 Agustus 2013, dari pukul 1 siang sampai 11 malam,
Jadilah…

Binder modifikasi yang agak kacau,
seperti orangnya yang kadang sedikit kacau

581738_694401273907574_866486787_n