Mesjid Nurul Huda,Bukittinggi
9 Juli 2013

Malam ini adalah malam pertama tarawih bagiku dan bagi sahabat yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan pada hari Rabu,10 Juli 2013. Seperti Ramadhan sebelumnya dan juga seperti kebanyakan mesjid di daerah lain,di antara pelaksanaan shalat Isya dan tarawih tentu selalu diisi dengan kajian singkat (30 menit),begitu  juga mesjid di daerah tempat tinggalku.

Malam ini,di mesjid kami,kajian diisi oleh seorang ustad yang tidak diketahui nama beliau. Hal ini disebabkan karena protol dan ustad sendiri  tidak memperkenalkan diri. Tidak memperkenalkan diri,bukan berarti ustad juga tidak memperkenalkan judul kajian yang akan disampaikan. Ini dia judulnya…

“Kenapa manusia wajib beribadah?”

Dibuka dengan QS Az-zariyat(51): 56

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada ku”

215773_519605521388458_1635879582_n

Pelajaran #1. Sahabat,pernahkah kita bertanya dalam diam atau dalam keramain,kenapa kita hadir dan hidup di bumi ini. Untuk apa sebenarnya hidup kita? Apakah untuk makan? Untuk mencari pekerjaan? Atau mencari pendamping hidup? Tentu saja tidak. Tahukah sahabat,kita hanya memiliki satu alasan,yaitu untuk beribadah. Kepada siapa? Kepada Allah azza wa jalla.

Pelajaran #2. Nah,kita telah memiliki alasan untuk hidup,yaitu beribadah. Sekarang,kita mesti tahu apa itu ibadah. Hmm… Pengertian secara umum,ibadah adalah setiap pekerjaan yang kita lakukan secara ikhlas dan diridhoi oleh Allah. Ada dua kata yang sangat ditekankan di sini sahabat,ikhlas dan diridhoi Allah. Misalnya yaa,kita dengan ikhlas menghibah (menggunjingkan) saudara muslim kita yang lain. Apakah ini termasuk ibadah? Pastinya tidak,karena ghibah merupakan sesuatu yang tidak diridhoi oleh Allah. Walaupun kita ikhlas melakukannya. So,syarat ibadah harus ikhlas dan diridhoi oleh Allah.

Pelajaran #3. Mungkin kita pernah berpikir,kenapa kita diwajibkan untuk beribadah. Ada yang tahu jawabannya? Yap,benar! Karena adanya hidayah yang diberikan Allah kepada kita. Apa itu hidayah? Yuk, simak penjabaran pada poin selanjutnya!

Pelajaran #4. Hidayah adalah pemberian Allah kepada makhlukNya. Makhluk Allah di sini,yaitu manusia dan binatang. Loh,binatang juga diberi hidayah?? Kok bisa?

Pelajaran #5. Supaya tidak bingung mengenai binatang yang juga mendapatkan hidayah, Tenaaang…
Ternyata hidayah itu ada pembagiannya juga,yaitu :

  1. Hidayah ilham >> suatu kepandaian yang diberikan Allah kepada makhlukNya dari lahir hingga tua renta. Contohnya menangis,tertawa,berjalan,berlari,dan lainnya. Hidayah ilham ini,dimiliki oleh manusia dan juga binatang. Perhatikan telur ayam yang baru menetas. Dengan hidayah ilham yang diberikan oleh Allah,anak ayam itu akan segera bisa berjalan. Begitu juga dengan bayi baru lahir. Ketika dilahirkan,mereka langsung menangis. Apakah mereka mengikuti kelas menangis dalam kandungan ibunya? Tentu saja tidak. Inilah dia hidayah ilham.
  2. Hidayah panca indera. Semua sahabat tentu telah mengetahuinya. Kita memiliki mata,hidung,mulut,telinga yang memiliki fungsi masing-masing. Begitu juga binatang. Allah memberikan hidayah ini pada mereka.

Nah,dari dua hidayah yang telah kutuliskan,ternyata kita manusia dan binatang sama-sama memiliki hidayah ini.

Lalu apa dong yang membedakan kita dengan mereka?
Sabar dulu… Masih ada dua hidayah lagi yang spesial diberikan Allah,yang membuat kita wajib melakukan ibadah. Apa itu? Ini mereka…

  1. Hidayah “akal”. Otak kah? Pemikiran? Secara umum,hampir benar apa yang kita pahami tentang akal . Otak dan pemikiran. Lebih lengkapnya,akal adalah suatu alat yang bisa membedakan baik dan buruknya sesuatu sesuai dengan kehendak Allah. Lagi-lagi “sesuai dengan kehendak Allah”. Berarti,parameter yang kita gunakan di sini,adalah parameter Allah,bukannya parameter manusia. Jikalau manusia mengatakan itu baik,tetapi menurut Allah buruk. Pastinya hal itu buruk. Ingat yaa sesuai kehendak Allah!
  2. Hidayah Agama. Inilah hidayah yang paling istimewa yang diberikan Allah khusus kepada makhluk pilihanNya. Siapakah makhluk pilihan itu? Kita,kita yang berpegang pada buhul tali yang sangat kuat yang tidak akan putus,yaitu Islam.

“Sesungguh nya agama yang diridhoi di sisi Allah ialah Islam.”
QS Ali Imran (3): 19

8867470_orig

Semoga kajian yang kutulis ulang ini,bisa memberikan manfaat dan semangat bagi kita untuk terus mempelajari Islam. Amin…