Yaa..setelah beberapa postingan sebelumnya banyak mengenai kata-kata yang tidak jelas buah hasil panen pemikiranku. Nah,kali  ini aku sedikit ingin me-re-type isi dari sebuah buku yang pernah ku baca, Rahasia Kesehatan Rasulullah ditulis oleh seorang dokter spesialis anestesi dr. Ade Hashman,Sp.An.

Ok,dari beberapa bab yang beliau jabarkan dalam bukunya,aku tertarik ingin membagikan salah satu bab mengenai Tidur. Nah lo,bukan berarti karena bahasannya mengenai tidur,kita buru-buru tidur ya..  Ayo dibaca dulu… haha

Banyak sekali sub bab yang dibahas dalam bab ini. Tapi sekarang aku hanya akan re-type satu sub bab saja,yaitu : Posisi tidur sehat Ala Rasulullah.

Mungkin semua kita telah mengetahui bahwa Rasulullah telah mengajarkan kepada kita bagaimana  posisi tidur yang benar menurut Islam

“Rasulullah tidur dengan memiringkan tubuh  ke arah kanan sambil berdzikir kepada Allah hingga mata beliau merasa berat. Beliau juga meletakkan tangan di bawah pipinya.”

Nah,ternyata dalam dunia kesehatan,posisi tidur yang diajarkan Rasulullah juga memberikan manfaat yang positif bagi tubuh kita. Yuk,kita kupas.. (kupas mangga,haha)

sleeping-child

Kenapa sih kita dianjurkan tidur dengan posisi miring ke arah kanan?


Dalam kaca mata medis,ternyata posisi ini dianjurkan bukan tanpa alasan. Paru-paru kita, kanan dan kiri,memiliki ukuran yang berbeda. Paru-paru kiri memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada paru-paru kanan. Sehingga, saat kita tidur miring ke arah kanan,maka penekanan jantung oleh paru-paru sangat kecil,disebabkan karena paru-paru kiri yang lebih kecil tadi. Nah selain itu,liver/hati juga tidak akan membebani lambung. Hal ini menyebabkan proses pengosongan lambung pun akan lebih cepat.

Sebagian kita mungkin memiliki beberapa kebiasaan tidur yang bervariasi. Nah coba kita lihat bagaimana efek posisi tubuh yang lainnya

Pertama tidur dengan berbaring tengkurap
Posisi tidur seperti ini, mengakibatkan dinding dada dan perut tertindih. Sehingga akan mempengaruhi kualitas pernapasan kita. Tidur tengkurap cenderung akan membuat nafas kita lebih pendek. Tertindihnya bagian dada dan perut menyebabkan tertahannya pengembangan rongga dada.

Kemudian selanjutnya
Mungkin sebagian kita ada yang memiliki kebiasaan tidur telentang. Nah posisi tidur seperti ini,menyebabkan pernapasan kita terjadi melalui mulut,bukan hidung. Mulut kita menjadi terbuka akibat rileksnya rahang dan lidah dapat terjatuh ke belakang. Di mana, hal ini nantinya akan menghambat jalannya nafas. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan terjadinya snoring (dengkuran) dan penyulut kasus sleep apnea (henti nafas saat tidur)

Next,posisi yang terakhir yaitu tidur dengan miring ke arah kiri. Ya sudah jelas, posisi ini sangat tidak dianjurkan,karena itu tadi. Saat kita berbaring ke kiri,paru-paru kanan yang ukurannya lebih besar akan memberikan tekanan yang besar pula pada jantung,sehingga akan mengganggu kontraksi jantung.

***

Betapa indah dan sehatnya Islam yaa…

“Sungguh,telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…”
QS. Al-ahzab (33): 21