November,7th 2012

Untuk ke tiga kalinya,aku berada dalam dekapannya. Setiap itu pula aku merasakan degupan jantung yang sama,dalam kedekatan hati yang begitu amat dekat.

Setiap dekapan yang selalu menitipkan sebuah pesan. Setiap tatapan yang menyimpan sebuah harapan . Dan setiap senyuman yang mengisyaratkan,
ini adalah waktu ku.

Jemputlah mimpimu,Nak! Mimpi kita. Biarkan kakimu melangkah sejauh apapun itu.  Hingga saatnya  kau kembali,Ibu akan tersenyum di sini. Dan kau pun bersorak kepadaku,”Bu,lihat profesi kita,Bu!  Ini kita,Bidan,Bu!”

Kata-kata itu selalu mengejar ku,mendesak ku,hingga memaksa ku untuk mengubah semuanya.  Mengubah mimpi ini ,bukan hanya sekedar mimpi.

Mimpi yang sama,dekapan yang sama,Ibu yang sama,dan
sebuah pesan yang sama.

 Jemputlah mimpimu,Nak!