Kita boleh menangis, dan tidak berdosa karenanya pada dua hal, yaitu saat ketaatan meninggalkan kita setelah ia selalu menyertai kita dan kedua setelah kemaksiatan menyertai setelah lama kita meninggalkannya.

Kita boleh bergembira dan tidak berdosa karenanya pada dua hal, yaitu saat kita melakukan perbuatan baik dan saat kita ditunjukkan pada kebaikan.

Perbanyaklah merenung dan mengambil pelajaran dari dua hal, dari orang lalim yang dimusnahkan Allah, dan dari orang yang berilmu kemudian berbuat dosa dan dihancurkan oleh Allah.

Janganlah kita berlama – lama pada dua hal, yaitu berbuat dosa kepada Allah dan mengingat-ingat perbuatan baik kita pada orang lain yang telah berlalu.

Janganlah kita menyesal pada dua hal, yaitu usaha kita yang tidak diakui oleh teman-teman kita dan maaf kita yang tidak dihargai oleh hamba sahaya kita.

Janganlah kita mencemooh dua hal, kematian seorang musuh dan tersesatnya orang-orang yang mendapat petunjuk.

Janganlah sekali-kali meninggalkan kehidmatan dalam dua hal, dalam acara pemakaman dan saat melihat suatu bencana.

Dua hal yang kita tidak boleh kikir kepadanya, yaitu menjaga kesehatan dan kepribadian kita.

Dan jangan merasa kecewa pada dua hal karena kekikiran kita kepadanya, berbuat maksiat kepada Allah dan mengeluarkan harta bukan pada tempatnya.

Lupakanlah diri kita sendiri dalam dua hal, ibadah kita kepada Allah dan pertolongan kita pada orang-orang yang membutuhkan.

Janganlah kita bersikap takabur pada dua hal, yaitu saat kita melaksanakan kewajiban dan saat menghadapi orang-orang yang tawadhu.

Dan janganlah kita bersikap tawadhu pada dua hal,yaitu saat kita berhadapan dengan musuh dan orang-orang yang sombong.

Dan bersungguh-sungguhlah dalam dua hal, yaitu pada saat mencari ilmu dan saat berbuat kebaikan.

Dan tahanlah nafsumu sekuat tenaga dalam dua hal, yaitu terhadap makanan yang basi dan sendau gurau orang-orang yang pemalas.

Tabunglah dua hal untuk mengantisipasi perubahan waktu, yaitu kesehatan dan masa muda kita.

Tabunglah dua hal untuk persiapan dihari pembalasan, yaitu ilmu dan harta kita.

Dan janganlah kamu takut untuk menyaksikan dua bentuk tangisan, yaitu tangisan seorang wanita ketika merengek dan tangisan seorang tertuduh ketika terbukti.

Dan satu hal yang jangan sampai kamu menggantungkan hatimu kepadanya, yaitu umurmu. Selama umurmu itu, jangan sampai engkau mencintai selain kepada Allah dan RasulNya.

Dan satu kesempatan yang engkau tidak boleh kerjakan di dalamnya, yaitu saat kematian. Saat kematian itu, jangan sekali-kali engkau berharap kecuali pada rahmat Allah. Semoga Allah menggolongkan kita menjadi hamba-hamba yang mampu memilah yang terbaik dan melakukan yang paling baik. Insyaallah.

Dituliskan dari Renungan Radio Izis